Share This Article
Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, berkendara sendiri tanpa iring-iringan mobil dinas menuju Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai. Didampingi sang istri, Cindy Aria Anton, ia menyusuri jalur wisata buatan warga.
(NOTIS.id): Perjalanan santai ini menjadi ruang perjumpaan hangat antara pimpinan daerah dan masyarakat setempat. Desa di kaki Gunung Pesawaran itu, berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Bandar Lampung via Lempasing dan Pantai Klara.
Pengunjung juga bisa melintasi rute Gedongtataan dan Kedondong sejauh 70 kilometer. Akses masuk desa bermula tepat dari simpang jalan dekat Pasar Umbul Kluih.
Buka Jalur Baru
Harapan Jaya sempat menjadi buah bibir pada 2022. Kala itu kawasan perkemahan Bukit Cendana mendadak viral usai disinggahi ribuan pesepeda dari pelbagai daerah. Rumah warga menjelma homestay, pekarangan berubah jadi area parkir, dan warung-warung kecil bermunculan.
Geliat pariwisata sempat meredup seiring bergantinya tren perjalanan pada 2023. Namun Ali, petani kopi lokal sekaligus pegiat wisata Harapan Jaya, bersama pemuda desa pantang menyerah.
Mereka bergerak swadaya merintis Jalur Puncak Nirwana menuju Puncak Gunung Pesawaran, lengkap dengan tempat kamping Bukit Lantana.
Sebelum mencapai Bukit Lantana, Wakil Bupati Antonius mampir ke Air Terjun Sinar Tiga. Air yang mengalir tipis di tebing batu hitam makin menambah keindahan lanskap hutan Tahura Wan Abdul Rachman. Daya tarik desa memang menyatu utuh bersama hamparan kebun kopi dan kehangatan warga lokal.
Benahi Daya Saing UMKM
Perjalanan berlanjut ke Basecamp Pendakian Nirwana untuk menikmati kelezatan Labu Gula Aren Kukus khas desa setempat.
Di sana, Antonius berdialog dengan 20 pelaku UMKM dan pemuda yang tengah mengikuti pelatihan pengemasan produk serta pemasaran digital. Ia mengingatkan pentingnya memutar roda ekonomi langsung di dalam desa.

“Banyak wisatawan luar Lampung yang datang ke Pesawaran beli bekal di Bandar Lampung, jalan-jalan di Pesawaran, makan lalu buang sampah di Pesawaran, kemudian kembali lagi beli oleh-oleh di Bandar Lampung. Ini harus kita ubah,” kata Antonius, Minggu (20/9/2026) lalu.
Disampaikannya, Pemkab Pesawaran terus berkomitmen membenahi infrastruktur secara berkala. Akses jalan menuju Harapan Jaya dan jalur sepanjang 5,2 kilometer ke kawasan Tanjung Putus diusulkan lewat skema Inpres Jalan Desa. Peningkatan jalan utama wilayah Teluk hingga Teluk Kiluan juga terus dikejar agar rampung akhir tahun.
Antonius berpesan agar warga tetap konsisten membenahi kemasan produk, gencar promosi digital, serta menjaga keramahan lingkungan. Kenyamanan dan keamanan pengunjung menjadi kunci utama agar wisatawan rindu untuk kembali. (Penulis: Yopie Pangkey/Publikasi Lampung.id)

