Share This Article
Upaya Pemprov Lampung menekan angka kemiskinan membuahkan hasil. Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat mendaulat Lampung sebagai Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan pada ajang Mandaya Award 2026. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menerima penghargaan tersebut di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta.
(Notis.id): Apresiasi nasional ini menjadi bukti efektivitas program pemberdayaan masyarakat di Lampung. Ajang yang dihadiri Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, ini merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Muhaimin menegaskan keberhasilan program harus terbukti dari perubahan nyata di tingkat akar rumput.
“Bukan yang paling besar lembaganya, juga bukan yang paling mahal anggarannya, tetapi yang paling kita harapkan adalah siapa yang dampaknya nyata dan dibuktikan,” ujarnya, Selasa (27 Oktober 2026).
Skema pemberdayaan serupa itu, imbuh Muhaimin, akan mendorong masyarakat rentan untuk mampu mengembangkan potensi diri secara mandiri. Sedangkan bantuan sosial tetap disalurkan sebagai pelindung, namun beriringan dengan pembukaan akses ekonomi yang tepat sasaran.
Mandaya Award 2026 menjadi pemantik bagi Lampung untuk terus memperluas dampak pembangunan hingga ke pelosok desa. Pemprov Lampung terus menggenjot menciptakan kesempatan kerja, melatih keterampilan warga, mendampingi usaha lokal, serta memperluas akses pasar perdesaan.(*)

