KUTAI KARTANEGARA, Notis.id – Kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) yang dilaksanakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Samsun, di Desa Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (14/6/2026), menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang hingga kini belum terselesaikan.
Sejumlah warga memanfaatkan sesi dialog untuk menyampaikan persoalan infrastruktur yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, mulai dari jalan lingkungan, fasilitas kesehatan masyarakat, hingga pembangunan gedung pertemuan warga.
Agustina, yang mewakili kader Posyandu RT 13, mengungkapkan bahwa bangunan posyandu di wilayahnya hingga kini belum rampung meski pembangunannya telah berjalan. Kondisi tersebut membuat pelayanan kepada masyarakat belum dapat dilakukan secara maksimal.
“Bangunan posyandu sudah ada, tetapi belum selesai. Lantainya masih sebagian tanah dan sebagian semen. Kemudian plafonnya juga baru sekitar 50 persen yang selesai dikerjakan,” ujarnya.
Menurut Agustina, keberadaan posyandu yang representatif sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di lingkungan setempat. Karena itu, pihaknya berharap pembangunan dapat segera dilanjutkan hingga tuntas.
Selain posyandu, warga juga menyampaikan harapan agar pembangunan Gedung Pertemuan Ikatan Toraja yang digunakan masyarakat dari sejumlah RT dapat kembali dilanjutkan. Gedung tersebut berada di kawasan yang melayani kebutuhan warga RT 13, RT 14, RT 25, RT 19, dan RT 12.
“Kami bersyukur karena sebelumnya sudah ada bantuan pembangunan. Namun kami berharap pembangunan gedung pertemuan ini bisa kembali dilanjutkan sampai selesai sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” kata Agustina.
Keluhan lain datang dari Ketua RT 03 Sungai Merdeka, Zainal Arifin, yang menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Ia menyebut masih ada lima RT yang menunggu penyelesaian pengaspalan jalan.
“Masih ada sekitar 250 meter jalan yang belum teraspal. Ini menjadi harapan masyarakat karena jalan tersebut sangat penting untuk aktivitas warga sehari-hari,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, warga lainnya, Nur Khairisam, mengingatkan pentingnya pembangunan yang berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Ia berharap pemerintah lebih memperhatikan skala prioritas sehingga anggaran yang tersedia dapat memberikan manfaat yang langsung dirasakan warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhammad Samsun menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam pelaksanaan tugasnya sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur.
“Forum seperti ini penting karena masyarakat bisa menyampaikan langsung kebutuhan yang ada di lapangan. Aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan agar mendapat perhatian dalam program pembangunan daerah,” kata Samsun.
Ia menambahkan, penguatan demokrasi tidak hanya berkaitan dengan pemahaman politik, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan memperoleh akses yang sama terhadap pembangunan.
Melalui forum PDD tersebut, warga Sungai Merdeka berharap berbagai usulan yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah sehingga pembangunan fasilitas umum yang selama ini tertunda dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kehidupan masyarakat.
© Copyrights by Notis.id. All Rights Reserved.