Lewat PDD, Muhammad Samsun Serap Aspirasi Warga soal Mesin dan Pengairan Pertanian

Home News Lewat PDD, Muhammad Samsun Serap Aspirasi Warga soal Mesin dan Pengairan Pertanian
Lewat PDD, Muhammad Samsun Serap Aspirasi Warga soal Mesin dan Pengairan Pertanian
ADV

Samarinda, Notis.id— Kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat kembali ditegaskan melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) yang dilaksanakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Samsun pada 13 Maret 2026 di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang penguatan pemahaman demokrasi, tetapi juga wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan aspirasi mereka.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, masyarakat memanfaatkan forum PDD untuk berdialog secara terbuka dengan wakil rakyat. Sejumlah aspirasi yang mengemuka di antaranya berkaitan dengan kebutuhan mesin pertanian serta perbaikan dan peningkatan sistem pengairan pertanian yang dinilai penting untuk menunjang produktivitas petani.

Muhammad Samsun menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan agenda kedewanan, melainkan juga untuk mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi warga. Menurutnya, hubungan yang dekat antara rakyat dan wakilnya menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun demokrasi daerah yang sehat dan responsif.

“Penguatan demokrasi daerah harus berjalan beriringan dengan upaya mendengar kebutuhan riil masyarakat. Dari pertemuan seperti ini, kita dapat mengetahui secara langsung apa yang menjadi persoalan warga, termasuk kebutuhan mesin pertanian dan pengairan yang sangat penting bagi para petani,” ujar Muhammad Samsun.

Ia menambahkan, aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi catatan penting untuk diperjuangkan dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Menurutnya, sektor pertanian harus mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang mengandalkan hasil pertanian sebagai penopang ekonomi keluarga.

Melalui forum PDD, masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi, tetapi juga merasakan secara langsung bahwa suara mereka didengar oleh wakil rakyat. Kedekatan semacam ini dinilai penting agar demokrasi tidak berhenti pada konsep, melainkan benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pelaksanaan Penguatan Demokrasi Daerah oleh Muhammad Samsun pada 13 Maret 2026 itu pun menjadi cerminan bahwa wakil rakyat memiliki peran strategis dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah. Dengan komunikasi yang terbuka dan aspirasi yang terserap secara langsung, diharapkan lahir langkah-langkah konkret yang mampu menjawab kebutuhan warga, termasuk dalam mendukung sektor pertanian melalui penyediaan mesin dan pengairan yang memadai. (Adv/Ad/Le).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *