Warga Sambut GPM Awal Februari, Bantu Ringankan Belanja Jelang Ramadan

Home News Warga Sambut GPM Awal Februari, Bantu Ringankan Belanja Jelang Ramadan
Warga Sambut GPM Awal Februari, Bantu Ringankan Belanja Jelang Ramadan
News

Samarinda, Notis.id – Antusiasme warga terlihat saat Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) pada Kamis, (12/2/26) di Kelurahan Loa Bakung. Sebelumnya, kegiatan serupa juga berlangsung di Kelurahan Rawa Makmur, Gunung Lingai, Sungai Kapih, Bukuan, dan Loa Janan itu dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk membeli kebutuhan dapur seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya. Program ini menjadi harapan masyarakat di tengah kecenderungan kenaikan harga sembako yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Mewakili Kepala DKPP Samarinda Muhammad Darham, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Aji Syarifah Zulaiha, menyebut GPM menjadi langkah pemerintah menjaga kestabilan harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pangan murah dan berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata menekan inflasi, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran yang biasanya diikuti kenaikan harga bahan pokok,” ujarnya.

Pelaksanaan GPM kali ini, turut melibatkan Bank Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat pengendalian harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat. DKPP Samarinda dan Bank Indonesia sebelumnya juga telah beberapa kali bekerja sama dalam program serupa.

Tidak hanya melalui GPM, DKPP Samarinda juga telah menyiapkan bantuan pangan bagi warga yang tergolong rentan pangan. Nantinya, bantuan akan disalurkan di sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Temindung Permai dan Kelurahan Baqa di Samarinda Seberang.

Sebanyak 150 paket sembako disiapkan untuk masing-masing kelurahan. Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pangan yang lebih layak sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan pangan di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *